Sunday, April 22, 2007

Mengenal Taksonomi Diagnosa Keperawatan NANDA



Mengenal Taksonomi Diagnosa Keperawatan Versi NANDA

By : Nur Martono

Banyak mahasiswa keperawatan di Indonesia yang telah memahami Asuhan keperawatan dengan NCP (Nursing Care Plan) didalamnya. Ada pula yang sering menggunakan Taksonomi Diagnosa Keperawatan versi NANDA. Untuk itulah kita akan sama-sama mengulas kembali dan mengetahui sekelumit latar belakang taksonomi diagnosa keperawatan versi NANDA (by the way - saya suka dengan singkatannya !!).

Apa itu NANDA ?

Sebenarnya NANDA adalah Singkatan dari North American Nursing Diagnosis Association (Asosiasi Diagnosa Keperawatan Amerika Utara). Meskipun singkatan NANDA lebih memaknakan sebuah organisasi, namun jangan terlihat tersurat, lebih menyimaknya secara tersirat.

NANDA secara internasional memiliki komitmen untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman keperawatan dalam membangun, menjabarkan, dan mengklasifikasi aspek keperawatan. Secara esensial NANDA mengembangkan, menjabarkan dan menyebarluaskan informasi Taksonomi Diagnosa Keperawatan yang secara umum digunakan oleh perawat profesional.

Taksonomi ini merupakan konsep kerangka kerja dalam menentukan sebuah diagnosa keperawatan. Konsep dari diagnosa keperawatan sendiri adalah upaya keberhasilan pendekatan klinis keperawatan dan diagnosa keperawatan secara internasional dianggap penting dalam pendekatan sistem dan rencana keperawatan klien/pasien (Barnum, 1994)

NANDA nomenklatur diagnosa keperawatan lebih melambangkan pengambilan keputusan tindakan klinis keperawatan tentang masalah kesehatan yang aktual atau potensial. Diagnosa Keperawatan NANDA menjelaskan tentang reaksi pasien terhadap penyakit atau trauma yang dapat diperbandingkan dengan kode ICD-9-CM(International Code of Diseases)/ diagnosa medis kedokteran, yang lebih menjelaskan penyakit atau trauma secara medis. NANDA saat ini berisi 167 diagnosa keperawatan yang telah disepakati dan terbagi dalam 9 domain (ranah). Setiap diagnosa terdiri dari label/judul, definisi, karakteristik umum dan khusus masing-masing definisi, dan faktor yang terkait.

Secara mudahnya NANDA adalah metode yang umum untuk menentukan dan mengmbangkan diagnosa keperawatan. Survey terbaru dari 43 Fakultas Keperawatan di Michigan, Amerika Serikat mengindikasikan bahwa penggunaan NANDA nomenklatur tetap konsisten tinggi di angka 91% (Keenan, 2001). Bahkan sebagian besar universitas mengajarkan NANDA nomenklatur dalam kurikulum mereka.

Saat mengkaitkan dengan klasifikasi Intervensi keperawatan (nursing intervention classification – NIC) dan klasifikasi tujuan diagnosa keperawatan (nursing outcomes classification – NOC), semua dikembangkan di Universitas Keperawatan Iowa. Sehingga sangat membantu menjelaskan proses keperawatan secara utuh.

Sejarah Pengembangan Nomenklatur Diagnosa Keperawatan NANDA

Kebutuhan untuk menstandarisasi bahasa dalam medical records (rekam medik) adalah bukan hal yang baru. Hal ini lebih dalam upaya mendefinisikan peran perawat, konstribusi dan keunikkan body of knowledge keperawatan yang akhirnya mengarahkan pengembangan klasifikasi diagnosa keperawatan.

Pada tahun 1973 Kristine Gebbie dan Mary Ann Lavin pertama kalinya membuat kelompok kerja (task force) untuk memberi nama dan mengklasifikasi Diagnosa Keperawatan. Kemudian tim kerja yang diberi nama Task Force of the National Conference Group on the Classification of Nursing Diagnoses (Pokja Konferensi Nasional Klasifikasi Diagnosa Keperawatan). Pokja ini terbentuk di tahun 1974, dan di tahun 1982 NANDA menyusun Pokja Nasional yang beranggotakan Amerika Serikat dan Kanada.

Di tahun 1986, The North American Nursing Diagnosis Association (NANDA) membuat sistem klasifikasi yang memberi judul dan membunyikan diagnosa keperawatan. Taksonomi ini awalnya hanya daftar diagnosa keperawatan yang tersusun secara alphabet, namun kemudian menjadi satu sistem panduan klasifikasi diagnosa keperawatan (taksonomi) di tahun 1987 dikenal dengan Taksonomi NANDA I, dan menjadi standar teksbook pendidikan perawat di Amerika Serikat dan diseluruh dunia. Taksonomi NANDA II yang terbaru terbit di tahun 2003-2004.

Taksonomi NANDA

Sebuah taksonomi berarti sebuah metode yang terorganisir dari beberapa kumpulan informasi. NANDA dengan mudahnya membuat kerangka kerja diagnosa keperawatan lebih mudah dipetakan dan terstandarisasi. NANDA adalah sebuah kode yang tediri dari 9 (NINE) " Human Response Patterns" – sembilan pola respon tubuh manusia.
  1. Exchanging
  2. Communicating
  3. Relating
  4. Valuing
  5. Choosing
  6. Moving
  7. Perceiving
  8. Knowing
  9. Feeling

Daftar Diagnosa keperawatan versi NANDA memasukkan unsur 3 masalah :
  • Actual problems (Masalah Aktual)
  • Risks for problems (Masalah Resiko)
  • Welness Issues (Isu Sehat-sakit)

Dan setiap diagnosa keperawatan menyertakan selalu 4 komponen yang terpisah yaitu :
  • Judul Diagnosa
  • Definisi
  • Karakteristik Umum dan Khusus tiap masalah
  • Faktor Resiko/terkait

Sebagai contoh, diagnosa keperawatan "Nyeri" didefinisikan sebagai " Suatu keadaan tidak nyaman dari sensoris dan melibatkan pengalaman emosional klien yang mungkin muncul akibat kerusakan jaringan tubuh (aktual/potensial); yang muncul sesaat/perlahan dalam intensitas ringan – berat, yang dapat diprediksi, dan dalam durasi kurang dari 6 bulan. Karakteristik umum termasuk keluhan secara verbal, adanya tanda, penggunaan "pain killer drugs", perilaku protektif terhadap nyeri. Karakteristik khusus termasuk " fokus terhadap diri, gangguan persepsi terhadap waktu, gangguan proses pikir, penurunan interaksi dengan lingkungan dan orang lain, perilaku distraksi. Faktor yang berhubungan dengan nyeri antara lain adanya trauma biologis, kimia, fisik, dan psikologis.

Berikut adalah list Diagnosa Keperawatan NANDA 2003-2004 2003–2004 NANDA-Approved Nursing Diagnoses

Activity Intolerance • Activity Intolerance, Risk for • Adaptive Capacity: Intracranial, Decreased • Adjustment, Impaired • Airway Clearance, Ineffective • Anxiety • Anxiety, Death • Aspiration, Risk for • Attachment, Parent/Infant/Child, Risk for Impaired • Body Image, Disturbed • Body Temperature: Imbalanced, Risk for • Bowel Incontinence • Breastfeeding, Effective • Breastfeeding, Ineffective • Breastfeeding, Interrupted • Breathing Pattern, Ineffective • Cardiac Output, Decreased • Caregiver Role Strain • Caregiver Role Strain, Risk for • Communication, Readiness for Enhanced • Communication: Verbal, Impaired • Confusion, Acute • Confusion, Chronic • Constipation • Constipation, Perceived • Constipation, Risk for • Coping: Community, Ineffective • Coping: Community, Readiness for Enhanced • Coping, Defensive • Coping: Family, Compromised • Coping: Family, Disabled • Coping: Family, Readiness for Enhanced • Coping (Individual), Readiness for Enhanced • Coping, Ineffective • Decisional Conflict (Specify) • Denial, Ineffective • Dentition, Impaired • Development: Delayed, Risk for • Diarrhea • Disuse Syndrome, Risk for • Diversional Activity, Deficient • Dysreflexia, Autonomic • Dysreflexia, Autonomic, Risk for • Energy Field, Disturbed • Environmental Interpretation Syndrome, Impaired • Failure to Thrive, Adult • Falls, Risk for • Family Processes, Dysfunctional: Alcoholism • Family Processes, Interrupted • Family Processes, Readiness for Enhanced • Fatigue • Fear • Fluid Balance, Readiness for Enhanced • Fluid Volume, Deficient • Fluid Volume, Deficient, Risk for • Fluid Volume, Excess • Fluid Volume, Imbalanced, Risk for • Gas Exchange, Impaired • Grieving, Anticipatory • Grieving, Dysfunctional • Growth, Disproportionate, Risk for • Growth and Development, Delayed • Health Maintenance, Ineffective • Health-Seeking Behaviors (Specify) • Home Maintenance, Impaired • Hopelessness • Hyperthermia • Hypothermia • Identity: Personal, Disturbed • Infant Behavior, Disorganized • Infant Behavior: Disorganized, Risk for • Infant Behavior: Organized, Readiness for • Enhanced • Infant Feeding Pattern, Ineffective • Infection, Risk for • Injury, Risk for • Knowledge, Deficient (Specify) • Knowledge (Specify), Readiness for Enhanced • Latex Allergy Response • Latex Allergy Response, Risk for • Loneliness, Risk for • Memory, Impaired • Mobility: Bed, Impaired • Mobility: Physical, Impaired • Mobility: Wheelchair, Impaired • Nausea • Neurovascular Dysfunction: Peripheral, Risk for • Noncompliance (Specify) • Nutrition, Imbalanced: Less than Body • Requirements • Nutrition, Imbalanced: More than Body • Requirements • Nutrition, Imbalanced: More than Body • Requirements, Risk for • Nutrition, Readiness for Enhanced • Oral Mucous Membrane, Impaired • Pain, Acute • Pain, Chronic • Parenting, Impaired • Parenting, Readiness for Enhanced • Parenting, Risk for Impaired • Perioperative Positioning Injury, Risk for • Poisoning, Risk for • Posttrauma Syndrome • Posttrauma Syndrome, Risk for • Powerlessness • Powerlessness, Risk for • Protection, Ineffective • Rape-Trauma Syndrome • Rape-Trauma Syndrome: Compound Reaction • Rape-Trauma Syndrome: Silent Reaction • Relocation Stress Syndrome • Relocation Stress Syndrome, Risk for • Role Conflict, Parental • Role Performance, Ineffective • Self-Care Deficit: Bathing/Hygiene • Self-Care Deficit: Dressing/Grooming • Self-Care Deficit: Feeding • Self-Care Deficit: Toileting • Self-Concept, Readiness for Enhanced • Self-Esteem, Chronic Low • Self-Esteem, Situational Low • Self-Esteem, Risk for Situational Low • Self-Mutilation • Self-Mutilation, Risk for • Sensory Perception, Disturbed (Specify: Visual, • Auditory, Kinesthetic, Gustatory, Tactile, • Olfactory) • Sexual Dysfunction • Sexuality Patterns, Ineffective • Skin Integrity, Impaired • Skin Integrity, Risk for Impaired • Sleep Deprivation • Sleep Pattern Disturbed • Sleep, Readiness for Enhanced • Social Interaction, Impaired • Social Isolation • Sorrow, Chronic • Spiritual Distress • Spiritual Distress, Risk for • Spiritual Well-Being, Readiness for Enhanced • Spontaneous Ventilation, Impaired • Sudden Infant Death Syndrome, Risk for • Suffocation, Risk for • Suicide, Risk for • Surgical Recovery, Delayed • Swallowing, Impaired • Therapeutic Regimen Management: Community, • Ineffective • Therapeutic Regimen Management, Effective • Therapeutic Regimen Management: Family, • Ineffective • Therapeutic Regimen Management, Ineffective • Therapeutic Regimen Management, Readiness for • Enhanced • Thermoregulation, Ineffective • Thought Processes, Disturbed • Tissue Integrity, Impaired • Tissue Perfusion, Ineffective (Specify: Renal, • Cerebral, Cardiopulmonary, Gastrointestinal, • Peripheral) • Transfer Ability, Impaired • Trauma, Risk for • Unilateral Neglect • Urinary Elimination, Impaired • Urinary Elimination, Readiness for Enhanced • Urinary Incontinence, Functional • Urinary Incontinence, Reflex • Urinary Incontinence, Stress • Urinary Incontinence, Total • Urinary Incontinence, Urge • Urinary Incontinence, Risk for Urge • Urinary Retention • Ventilatory Weaning Response, Dysfunctional • Violence: Other-Directed, Risk for • Violence: Self-Directed, Risk for • Walking, Impaired


Wandering
Source.
NANDA Nursing Diagnoses: Definitions
and Classification, 2003–2004. Philadelphia: North American Nursing Diagnosis Association.











5 comments:

Ezrana S. said...

Sudah berkembang jauh sekali. Edisi release 2007 dalam NANDA 2007-2008 memuat perubahan berupa: 25 diagnosa baru dan 16 diagnosa revisi. Demikian juga ada perubahan dalam masing-masing taksonomi II.

Nur Martono said...

Terima kasih yah atas informasinya, betul sekali banyak perubahan terhadap nomenklatur nanda

asep said...

Selamat malam pak Nur Martono, saya dari Batam Prov.Kepulauan Riau. Saya masih bingung tentang Diagnosa Keperawatan, menurut NANDA Gangguan Pemenuhan Nutrisi:Kurang dari Kebutuhan Tubuh tanpa ada faktor Penyebab(E) disebut dengan Diagnosa Keperawatan, sementara yang berkembang di Indonesia disebut dengan diagnosa keperawatan apabila Problem (P) berhubungan dengan Etiologi (E) dengan kata lain ada P E S, jadi kalau Gangguan Pemenuhan Nutrisi:Kurang dari Kebutuhan Tubuh tanpa ada faktor Penyebab(E)disebut dengan masalah keperawatan.
Mohon penjelasannya pak, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Intansari Nurjannah UGM staff Indonesia said...

Wah ikutan ya terkait dengan diskusi NANDA. Sudah mendengar ada "The Map of Nursing Diagnoses Based on NANDA 2007-2008"? ini adalah suatu peta yang disusun untuk mengetahui apakah suatu diagnosa keperawatan mempunyai kaitan dengan diagnosa keperawatan yang lain. Karena dari sini ketemu bahwa diagnosa hopelessness menjadi salah satu penyebab dari diagnosa Risk for Suicide. Kalau tertarik bisa pesan ke saya, e-mail intansari_nurjannah@yahoo.com.au

Gitu ya,.......

Salam Intan (PSIK FK UGM Yogyakarta)

Dox said...

terima kasih atas penjabarannya, saya jadi sangat terbantu dalam memahami taksonomi NANDA