Friday, May 16, 2008

IHSG Hijau ditutup menguat VS Perawat Sejahtera ??


IHSG hari ini Hijau ditutup menguat VS Perawat Sejahtera

IHSG Melesat Naik 19 Poin : Investor Buru Saham Komoditas
Jumat, 16 Mei 2008 16.45 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) – IHSG pada hari ini melesat naik pada hari ini. IHSG melesat naik 19,,029 Poin atau berada pada level 2468,840. IHSG pada hari ini melesat lantaran investor memburu kembali saham berbasis komoditas pada hari ini setelah kemarin melemah akibat aksi profi taking. Selain itu indeks saham – saham ungulan LQ 45 naik 3,613 poin atau naik 0,69% dan berada di level 529,086.

Nilai transaksi pada hari ini mencapai Rp 4,92 Trilyun dengan volume saham sebesar 4,39 Milyar lembar saham dan dengan 75.748 kali transaksi. Total saham yang naik ialah sebanyak 149 saham sedangkan yang turun sebanyak 50 saham dan 72 saham tidak berubah.

Saham berbasis komoditas hari ini melesat naik membawa IHSG pada teritori positif. Saham – saham perkebunan yang naik pesat adalah SGRO naik 9,87%, LSIP naik 4,43% dan UNSP naik 2,92%. Sedangkan saham pertambangan yang naik adalah BUMI naik 3,9%, ITMG naik 3,39% dan PTBA naik ,318%. ****

Berita tersebut saya baca hari ini pulang dinas pagi dan tidur sebentar dan bangun baca berita tersebut. Lantas banyak pula teman-teman perawat saat ini di Indonesia dan luar negeri mulai menghembuskan issue "perawat sejahtera". Sebuah hal yang dicita2kan sama seperti visi "Masyarakat yang Adil dan Makmur" atau "GDP Indonesia mencapai U$ 18.000 di 2030".

Bisa ya ..bisa juga tidak. Kesemuanya tergantung doa dan usaha kita bukan ?? Atau lebih baik mimpi, daripada tidak punya mimpi --- wong gratisan kok.

Tetapi tidak dengan investasi ???
1. Butuh modal --- uang, waktu dan ilmu
2. Butuh pengorbanan --- prinsip investasi adalah menunda kesenangan sekarang untuk masa depan
3. Butuh kejelian --- Analisa yang kuat
4. Butuh Mentor --- Guru atau orang yang pengalaman dan ahli di bidangnya

Buat saya "Perawat Sejahtera" adalah Hal yang mungkin tercapai. Saya ingat saat pertama kali lulus, saya bekerja dengan seorang Bapak (lulusan SPK awalnya kerja di OT, ambil SE, sampai akuntan publik) dan berkarir bagus, sampai punya AKPER dan Sekolah Akuntansi di "golden age" nya.

Jadi perawat sejahtera butuh juga keahlian dan kejelian banting stir sedikit nanti baru balik ke track semula. Ibarat naik mobil masa jalannya macet ikut2 ngantri,,, kalau saya turun naik ojek cari jalan baru biar cepat sampai.

Banyak teman perawat Indonesia di Kuwait yang masih muda2 tapi cerdas menangkap peluang seperti bisnis online, buka katering, punya sawit, kontrakan, sawah, empang dsb. Semoga kita tetap sejahtera selalu,,amien

Jangan hamburkan KD anda di Kuwait atau dibalikkan kembali ke Bos Anda (Kuwaity,,red)
Lebih baik investasikan atau dikirimkan ke Indonesia
Itu prinsip.......!!!!!!!!!!!











Thursday, May 15, 2008

Investasi Saham Untuk WNI di Kuwait

Investasi Saham Untuk WNI di Kuwait

Saat ini bekerja menjadi TKI di Kuwait adalah sebuah pengorbanan awal sebagian besar WNI di Kuwait, termasuk saya tentunya. Betapa tidak misalnya mesti bersusah payah jauh dari Indonesia, dan dari keluarga, serta kenikmatan hidup di Indonesia.

Lantas saya berpikir kedepan :
1. Apa yang saya akan kerjakan saat resign nanti ???
2. Mau jadi apa setelah resign ???
3. Finansial objektif apa yang menentukan keputusan resign ???

Jawaban yang mungkin terjawab akan sulit apabila kita tidak membuat perencanaan dari sekarang. Hingga pada akhirnya ada dua pilihan : pensiun dini dengan menyiapkan investasi yang cukup, atau pensiun sampai usia pensiun (60 tahun) tetap di Kuwait. Atau bahkan nunggu aja diterminasi atau kabur hehehh......

Jawabannya baru saya dapat setelah hampir lima (5 tahun ) bekerja....wah telat, tapi Allah Kareem.

Seandainya saja ..... setahun yang lalu di Mei 2007 :

1. Saya dan 99.9% teman2 saya di Kuwait saat itu (setahun yang lalu), pasti hakul yakin punya uang kas ...atau pinjam bang Kuwait minimal Rp. 100 juta --- benar ngak ???
2. Uang tersebut di INVESTASIKAN dalam bursa saham di emiten/perusahaan go publik salah satu berikut ini :

a. BUMI (Batubara) ---- uang anda sekarang Mei 2008 menjadi Rp.700 juta (naik 7 kali lipat setahun)


Chart kenaikan BUMI Mei 2007 - Mei 2008 (Rp. 1410 jadi Rp. 7750/lembar)

b. BISI (Pertanian, jagung Hibrida) ---- uang anda sekarang Mei 2008 menjadi Rp.1 milyar (naik 10 kali lipat setahun)



Kenaikan BISI selama setahun yang lalu (Rp. 340 jadi Rp. 5.000/lembar)


c. MIRA (Transportasi) --- uang anda sekarang Mei 2008 menjadi Rp. 2 milyar (naik 20 kali lipat setahun).


Kenaikan harga saham MIRA setahun (Rp. 60 jadi Rp. 1540/lbr)

Dan saya pasti resign seandainya saya mimpi dan telah belajar setahun yang lalu, terlebih 5 tahun yang lalu saat pertama kali ke Kuwait.

Akhirnya saya hanya mengajak teman-teman investasi dalam bursa saham Indonesia....dengan SEGERA.
Alhamdulillah saya kadang suka telat,,,tapi cepat diberi kesadaran bahwa ada banyak harapan di Indonesia asal kita jeli melihat peluangnya.

Yang ingin bergabung bersama dalam bursa saham hawally :
contact Hanafi, Aldi or Tono .

DAN JANGAN LUPA SELALU BERDOA DAN BELAJAR


















Tuesday, May 13, 2008

Menemukan "SUHU" Baru



Menemukan “SUHU” Baru


Bertemu dengan seorang yang pintar dalam bidangnya dan ingin menularkan ilmunya adalah satu hal yang sangat saya senangi. Alhamdulillah kalau bisa bertemu, tapi kalau dapat membaca dan mengikuti ilmunya setiap hari adalah satu nikmat yang luar biasa.

Sejak Desember 2007 sampai waktu saat ini saya tetap setia mengikuti “SUHU” Baru – namanya Pak Vierjamal, trader saham di Indonesia yang sangat baik hati menyebarkan ilmunya dalam investasi saham di Indonesia.

Buat saya aneh juga kenapa mesti tertarik Saham, tetapi yang pastinya saham merupakan sarana investasi yang likuid dan menjanjikan. Pak Vier ini mencoba mengembangkan IDIC (Indonesian Direct Investor Club). Seperti kelas untuk belajar saham terutama kearah tehnikal analisis dalam memprediksi pergerakan saham.

Saat cuti kemarin Maret 2008, saya bersama beberapa teman perawat di Kuwait mencoba berani berinvestasi di bursa saham. Waktu itu tidak banyak memulai membeli 2 emiten di BEI, ngak banyak , serta berpikir long investment (mengharap deviden dan capital gainnya) newbie banget.

Pas cuti juga akhirnya beli berapa buku tentang saham mulai yang dasar hingga buku tentang Candlestick. Ada beberapa teman lain yang tertarik namun masih ragu, wajar saja saya wong.. 6 bulan belajar dan baru di 3 bulan terakhir baru terjun. Hanya kami kesulitan mentor disini (Kuwait red….), karena saya yakin jarang WNI di Kuwait yang jago tehnikal analisis. Akhirnya mencoba autodidak, sampai mumet heheheheh……..

Tapi bagusnya mulai bisa membaca chart di yahoo finance atau di reuters, dan mulai mengenal emiten di BEI serta lihat 2 financial report masing2 emiten. Hanya sayangnya fundamental analisis kami masih lemah, namun mencoba berani saja.

Ada beberapa teman menanyakan,,dah untung berapa ??? SO … saya yakin lebih baik lari kecil dulu untuk pemanasan dan nanti lari lebih cepat…bukan begitu. Saat ini saya tertarik untuk membentuk kelompok2 kelas kecil di Kuwait yang berminat investasi atau Treding Saham. Sementara saya Cuma bisa telepon atau SMS broker saja, dan tetap ingin trading online sambil belajar pelan2.

Bukan main senangnya ada juga teman di Rigae yang investasi trading forex, tetapi Hawally akan memulainya dengan trading saham,,,,kalau ada teman perawat Indonesia di Kuwait yang telah duluan terjun, ajak2 saya yah,,kita belajar bareng-bareng.

Btw terima kasih SUHU Vier, mudah2an IDIC nya bisa sampai Kuwait memberikan pelajaran disini.

BRAVO…








Sunday, May 11, 2008

Investasi...Investasi...Dan Investasi Untuk Perawat Indonesia di Kuwait


Investasi…Investasi dan Investasi
Untuk Teman-teman Perawat di Kuwait

Lama juga rasanya tidak pernah update blog lebih karena sedang berpikir yang lain dari profesi. Bukan berarti menanggalkan profesi yang membawa saya, dan teman perawat yang saat ini kebetulan sedang bekerja di Kuwait. Bukan berarti juga hang out untuk tidak membagi cerita dan informasi tentang khususnya keperawatan.

Semakin saya mendalaminya, justru saya semakin sadar bahwa perawat dapat menjadi jembatan “kesejahteraan” selagi kita belajar dan terus belajar. Belajar bisa didapatkan dalam pendidikan formal (PT) atau bahkan informal, dari melihat keseharian bahkan.

Di Kuwait saya bisa melihat budaya, etos kerja dan sikap warganegara lain, bukan hanya orang Arab tentunya, tapi juga perawat India dan Philipina khususnya. Karena mereka adalah rekan kerja secara umum perawat Indonesia disini, dan komunitasnya lebih banyak ketimbang WNI.

Bukan apa-apa,,,, setelah saya melihat dan tukar cerita dengan perawat negara lain, ternyata perawat Indonesia lebih maju dalam pola pikir/ mindset dalam melihat kesejahteraan perawat (fundamental ekonomi). Betapa saya melihat banyak perawat negara lain yang bekerja disini (Kuwait, red..) ternyata hanya rutinitas, bahkan banyak yang tidak memiliki finansial objektif. Mereka ada yang bekerja di ruangan , lebih dari 8 tahun dan bahkan ada yang dari saya lahir, ternyata belum memahami arti pentingnya finansial objektif.

“Bukan seberapa cepat kita berlari, tapi seberapa lama dan kuat kita berlari”, ada pepatah Cina menyatakan demikian. Percuma saja lari ngebut setelah itu ngos2an dan mati mendadak,,,,bahkan tercebur jurang karena tidak melihat jurang menganga didepannya lebar, saking semangatnya lari ngebut.

Kita sebagai perawat bekerja di LN secara normal dalam finansial boleh dibilang “ngebut”, tapi hati-hati kadang justru menjebak kita. Banyak rekan perawat India membuktikannya, mereka ada yang sadar setelah inflasi harga-harga di Kuwait yang mulai tinggi, dan mulai tergerus nilai Kuwait Dinar (KD) yang diperolehnya karena mata uang mereka terhadap KD terus menguat.

Kalau tidak percaya, hitung saja bahwa sewa flat sekarang mencapai 100 – 200 KD, makan rata-rata 30 KD perorang, mungkin biaya komunikasi, transportasi, sekolah juga ikut2an naik. Hanya BBM saja yang tidak naik, tapi masalahnya semua komoditi di Kuwait serba import, beras, susu, telur, air aqua semua import… yah harganya pasti akan naik terus.

Tapi Apakah Investasi Kita lantas NAIK ????? Bukan pengeluaran dan liabilitas yang NAIK ??? Hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya, dan saya enggan usil mengusik2nya.

Great bahwa Kuwait bebas Pajak…..artinya income kita bersih tidak diambil negara. Wah masa iya,,,,saya yang kadang berpikir apa betul bebas pajak ???

Untuk saya, dan beberapa teman yang tinggal di hostel sendirian (tidak harus bayar flat) mungkin sementara iya, tapi kalau yang berkeluarga disini lebih rumit lagi. Secara tidak sadar, uang kita tergerus dikeruk sewa flat lah, transportasi selain bus jemputan, makan, telepon, dsbnya. Padahal kalau dihitung2 lumayan juga loh banyaknya.

Katakanlah ada 200 KK (Kepala keluarga ) saja, katakanlah 100 KD rata-rata maka sebulan uang kita yang dikembalikan (pajak semu) ke Kuwaity ada 20.000 KD = 700 juta IDR.Belum dengan yang lain2nya, mungkin bisa mencapai 2 M perbulan sama dengan PAD Indramayu per tahun dari TKInya…….luar biasa.

SOLUSInya apa dong???

Saya yakin banyak juga teman-teman saya yang mulai berstrategi mengurangi “pajak semu” tadi.

  • Mengenalkan Investasi

Jangan pernah menaruh telur dalam keranjang yang sama”, kalau pecah satu nanti pecah semua.

Mudahnya ada beberapa investasi yang bisa kita lakukan dan segera mulai saat ini :

  1. Properti

Alihkan uang sewa flat untuk cicil KPR di Indonesia –ambil saja yang 5 tahun. Sehingga “pajak semu” dialihkan menjadi rumah, tanah, sawah atau perkebunan di Indonesia yang naik harganya rata-rata 20% pertahun, mungkin kena bunga KPR 10 – 14% pertahun. Masih untung 6% bagus sekali. Bahkan ada yang berani ekstrem bahwa flat terlalu mencekik disini, kita kerja 3 tahun hilang satu rumah.

Ada benarnya juga karena sewa apartemen bagus di Indonesia 1 – 2 juta sebulan, kalau rumah petak masih di bawah 500 rb, sementara disini 100 – 200 KD (3,5 – 7 juta/bulan). Bahkan ada teman yang brilian punya target tiap cuti beli satu properti pokoknya.

Lebih bagus lagi properti yang produktif, misalnya perkebunan karet, kopi, sawit, sawah, empang atau tambak, kontrakan dsb.


  1. Deposito dan Tabungan (rupiah atau valas)

Biaya transportasi, makan diluar dan telepon serta hiburan di tabungkan di Indonesia, samakan dengan target 5 tahunan tadi. Katakanlah tadinya 30 – 50 KD perorang maka,disiasati kurangi porsinya sehingga ada dana pasti yang masuk ke deposito atau tabungan di Indonesia. Katakan samakan dengan porsi flat 100 KD, tidak terasa 5 tahun menjadi 6000 KD,,,, dapat bunganya 8% dengan selisih kurs juga setiap pengiriman IDR yang berbeda-beda.

  1. Surat berharga (Saham, Reksadana, Obligasi dsb)

Saham dan Reksadana bisa menjadi alternative untuk laverage (dongkrak) asset kita. Kenaikan Saham IHSG tahun lalu , Mei 2007 – Mei 2008 Cuma naik dari 2.055 point menjadi 2378 point, tetapi kinerja beberapa emiten sangat kinclong.

Bahkan seperti saham :

30 Mei 2007(Rp/lembar) 9 Mei 2008(Rp/lembar)

BUMI 1700 menjadi 7.300

BISI 550 menjadi 4.950

MIRA 76 menjadi 1.580

Kalau ngak percaya lihat di yahoo finance, dan hitung sendiri berapa uang anda sekarang, kalau taruh 10 juta IDR saja di masing2 emiten saham tsb tahun lalu.

Sedangkan kinerja Reksadana ada yang naik mencapai 30% per Unit Penyertaan pertahun . Kalau Obligasi menjanjikan 10% keuntungan pertahunnya.

Sisihkan 50 KD perbulan untuk beli Saham dan RD


  1. Emas

Saat saya pertama datang ke Kuwait di akhir 2003, di Toko Emas di Hawally harga emas per gram 4 KD, sekarang 2008 mencapai 8,5 KD. Naik rata-rata 20% pertahun. Samakan saja invest 50 KD per bulan

  1. Asuransi Pendidikan, Jiwa atau Kesehatan, yah sisihkan 30 KD per bulan
  1. Pendidikan (kalau yang mau sekolah lagi juga silahkan saja), sisihkan 80 – 100 KD per bulan

Yang lebih bagus lagi kalau bisa memulai bisnis di Kuwait atau di Indonesia.

Rekomendasi per bulan :

50 KD ---- Properti

50 KD ---- Deposito/Tabungan/Valas

50 KD ---- Saham/Reksadana

50 KD ----- Emas

30 KD ---- Asuransi

Yah semuanya terserah teman-teman, ingin di investasikan atau digunakan untuk kebutuhan hidup yang bersifat liabilitas, dan bukan aset. Soal uang memang pelik, tapi itu karena tidak diajarkannya financial education di Indonesia sejak dini. Kita hanya tahu mengenai pengelolaan finansial setelah bekerja dan lulus, itupun mesti mencari-cari dan berdasarkan pengalaman saja.

Lebih baik lagi sekarang berlari- besok jalan santai, dalam urusan investasi.











Saturday, May 10, 2008

Perawat di Indonesia Akan Melakukan Aksi Damai 12 Mei 2008


Perawat Akan Melakukan Aksi Damai untuk RUU Praktek Keperawatan

Sekitar 10.000 perawat di Jakarta akan menggelar aksi damai di gedung DPR pada Senin depan untuk memperingati Hari Keperawatan Sedunia (International Nurses Day)tanggal 12 Mei 2008.

Prof.Achir Yani S. Hamid MN,DN.Sc Ketua Umum Persatuan Perawat Indonesia (PPNI), mengatakan aksi tersebut sekaligus untuk menuntut disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Praktek Keperawatan menjadi UU.

"Kami akan mengerahkan lebih dari 10.000 perawat di Jakarta. Begitu juga dengan perawat-perawat di daerah. Namun kami akan menjamin aksi ini tidak akan mengganggu pelayanan perawat tersebut di tempat kerjanya masing-masing," katanya hari ini dalam jumpa pers Gerakan Nasional Sukseskan UU Praktek Keperawatan dengan Aksi Simpatik bersama Perawat, Masyarakat Sehat

Baca di :
http://web.bisnis.com/









Saturday, December 22, 2007

Japan to accept 1000 Indonesian Nurses in 2008




Japan to accept 1,000 nurses, care workers from Indonesia: report



TOKYO (AFP) - Japan will accept 1,000 nurses and health care workers from Indonesia from as early as next year under a free trade pact to help ease the country's shortage of such staff, a report said Saturday.

The move will mark the first time Japan has brought in foreign nurses and care workers on a full-time basis, the Nikkei business daily said.

For two years from April, Japan will annually accept 200 licensed nurses and 300 certified care workers, the newspaper said.

If the programme is well received, the figures may be increased for the third year, the Nikkei said.

Nurses will be limited to staying for three years and care workers for four years on their Indonesian certificates and licences. But they can extend their stay by passing Japanese nursing exams or receiving Japanese caregivers certificates.

The workers will work as assistants at hospitals and nursing care facilities after receiving language training.

The economic pact, signed in August, has already been approved in Indonesia, while Japan's government submitted the measure to the legislature earlier this month with an eye to approval in the current Diet session or early next year.

A similar effort is underway to employ workers from the Philippines, but the economic partnership agreement with that country has yet to take effect, the paper added.

The Japanese health ministry estimates the nation needs 40,000 more nurses, while the shortage is estimated to reach 450,000 to 550,000 by 2014, the Nikkei said.

Versi Indonesia di detik.com

Tokyo - Jepang akan mengimpor 1.000 perawat dan tenaga kesehatan asal Indonesia untuk menambal kekurangan tenaga kesehatan di Jepang. Program tersebut rencananya akan dimulai awal tahun 2008.








Saturday, December 15, 2007

Mempersatukan Komunitas Blog Kesehatan Di Indonesia





Mempersatukan Komunitas Blog Kesehatan Di Indonesia

Blog kesehatan adalah blog yang dibuat dan ditujukan untuk menyebarluaskan informasi dan masalah yang terkait dengan bidang kesehatan di Indonesia. Saat ini sebenarnya saya tidak memiliki data berapa sebenarnya jumlag blog kesehatan di Indonesia.

Terkadang blog kesehatan tidak selalu dikelola oleh tenaga kesehatan (dokter, perawat, skm, dsb), namun terkadang juga oleh masyarakat awam yang tertarik dan berminat/pemerhati dalam bidang kesehatan.

Dilain pihak, mungkin mempertemukan kesemuanya menjadi satu kekuatan dalam meningkatkan upaya penyebarluasan informasi kesehatan melalui internet adalah bukan hal yang mudah. Interest, jarang bentang lokasi, peminatan dsb – terkadang membuat mempersatukan bukan hal yang mudah.

Sebenarnya hal itu tetap memungkinkan, mengingat semua saat ini serba mungkin saja. Dari saya pribadi, ada keinginan suatu saat misalnya bahwa blog kesehatan yang ada dapat berkumpul dalam satu wadah.

Bagaimanapun kalau bersatu akan lebih kuat,,, so ???

Saya melihat misalnya lewat blog lines kesehatan Dani Iswara,,, wah banyak juga.
Dengan harapan kami2 yang jauh ini, dapat bersilaturahmi langsung (copy darat) some day and some how, misalnya saja dalam Pesta Blogger – ada komunitas Blog Kesehatan nantinya, Insya Allah.

Sekedar usul saja misalnya nama : Sehat-I (Sehat Indonesia), atau yang lain, dan kalau soal Komando dll, Saya mah “melu” saja – dan daftar duluan.

Semoga ……