Thursday, May 15, 2008

Investasi Saham Untuk WNI di Kuwait

Investasi Saham Untuk WNI di Kuwait

Saat ini bekerja menjadi TKI di Kuwait adalah sebuah pengorbanan awal sebagian besar WNI di Kuwait, termasuk saya tentunya. Betapa tidak misalnya mesti bersusah payah jauh dari Indonesia, dan dari keluarga, serta kenikmatan hidup di Indonesia.

Lantas saya berpikir kedepan :
1. Apa yang saya akan kerjakan saat resign nanti ???
2. Mau jadi apa setelah resign ???
3. Finansial objektif apa yang menentukan keputusan resign ???

Jawaban yang mungkin terjawab akan sulit apabila kita tidak membuat perencanaan dari sekarang. Hingga pada akhirnya ada dua pilihan : pensiun dini dengan menyiapkan investasi yang cukup, atau pensiun sampai usia pensiun (60 tahun) tetap di Kuwait. Atau bahkan nunggu aja diterminasi atau kabur hehehh......

Jawabannya baru saya dapat setelah hampir lima (5 tahun ) bekerja....wah telat, tapi Allah Kareem.

Seandainya saja ..... setahun yang lalu di Mei 2007 :

1. Saya dan 99.9% teman2 saya di Kuwait saat itu (setahun yang lalu), pasti hakul yakin punya uang kas ...atau pinjam bang Kuwait minimal Rp. 100 juta --- benar ngak ???
2. Uang tersebut di INVESTASIKAN dalam bursa saham di emiten/perusahaan go publik salah satu berikut ini :

a. BUMI (Batubara) ---- uang anda sekarang Mei 2008 menjadi Rp.700 juta (naik 7 kali lipat setahun)


Chart kenaikan BUMI Mei 2007 - Mei 2008 (Rp. 1410 jadi Rp. 7750/lembar)

b. BISI (Pertanian, jagung Hibrida) ---- uang anda sekarang Mei 2008 menjadi Rp.1 milyar (naik 10 kali lipat setahun)



Kenaikan BISI selama setahun yang lalu (Rp. 340 jadi Rp. 5.000/lembar)


c. MIRA (Transportasi) --- uang anda sekarang Mei 2008 menjadi Rp. 2 milyar (naik 20 kali lipat setahun).


Kenaikan harga saham MIRA setahun (Rp. 60 jadi Rp. 1540/lbr)

Dan saya pasti resign seandainya saya mimpi dan telah belajar setahun yang lalu, terlebih 5 tahun yang lalu saat pertama kali ke Kuwait.

Akhirnya saya hanya mengajak teman-teman investasi dalam bursa saham Indonesia....dengan SEGERA.
Alhamdulillah saya kadang suka telat,,,tapi cepat diberi kesadaran bahwa ada banyak harapan di Indonesia asal kita jeli melihat peluangnya.

Yang ingin bergabung bersama dalam bursa saham hawally :
contact Hanafi, Aldi or Tono .

DAN JANGAN LUPA SELALU BERDOA DAN BELAJAR


















3 comments:

Forum Investor said...

Lebih baik terlambat dibandingkan tidak sama sekali. Tapi ingat performa masa lalu tidak mencerminkan performa masa depan.

bundaneehal said...

assalam..makasih ulasanya..wah emang kreatif nih tki kuwait..kira2 ada peluang ga untuk yang diluar hawalli..supaya bisa gabung n mendapat info sekitar per'sahaman'..makasih sebelumnya replay nya
wass

Nur Martono said...

Monggo silahkan buat bundaneehal,,,sama2 belajar bareng2, websitenya juga menarik