Wednesday, November 12, 2008

Berpikir Independen


Berpikir Independen

Pada saat berinvestasi, anda perlu berpikir independen
Berpikir independen adalah salah satu kekuatan terbesar Buffet, dan dia merekomendasikannya kepada kita semua. Mungkin terkesan klise, tentu saja memang kita harus berpikir independen. Namun dalam kenyataannya, banyak pendapat kita lebih dipengaruhi oleh pendapat bahkan pemikiran orang lain -- tak lebih dari sebuah bentuk peniruan.

Buffet tidak terpengaruh dengan pujian bahkan hujatan orang lain--- Kebal dalam sorakan dan riuh rendahnya investasi di pasar saham. Nyaman saja biarpun orang-orang mengutuknya.

Benar salah seorang teman saya yang memang sangat loyal investasi properti mengajarkan demikian,,, Memang kenyataannya dia telah hampir 10 tahun di Kuwait, dan dia disiplin "pokoknya setiap saya cuti, sekalian beli dan hunting aset properti berupa tanah atau rumah - berapapun duit yang dia punya saat itu, ujarnya?" . Walhasil dengan pemikiran independennya tak terasa 10 aset properti dia raih.

Disiplin beli properti tiap tahun saat cuti, karena toh uang cuti habis selalu katanya,, jadi sekalian saya belanjakan aset properti --- DISIPLIN dalam INVESTASI.

Akhirnya mencoba menarik garis merah pembelajaran, benar memang market saat ini kurang bersahabat dan cenderung bearish. Namun akhirnya memang pemikiran independen dan disiplin dalam investasi, berani dan total dalam investasi amat sangat diperlukan.

Toh kita optimis, suatu saat market akan bullish dan bergerak dinamis kembali. Kita memang mesti berpikir independen dalam investasi.









No comments: